Banyak orang Indonesia bermimpi kerja di Jepang, tapi nggak sadar satu fakta penting: lebih dari 60% kebutuhan pangan Jepang berasal dari impor. Saat nilai Yen melemah, harga barang impor langsung melonjak. Dulu semangkuk ramen paling mahal sekitar ¥1.000, sekarang bisa tembus ¥1.500. Bukan cuma makan di luar, bahan baku di supermarket pun ikut naik. Gaji memang tetap, tapi daya beli terus turun. Bahkan untuk profesional, Gaji yang tinggi itu sekarang kurang berarti banyak dibandingkan Indo
buat kakak2 yang tinggal di jepang, ada yg mau nitip makanan, bumbu atau cemilan, atau apapun gaa dari indo? aku lagi mau jual bagasi ku nihh, ada 20kg yaa, harganya ¥1.000/kg.
jkt - osaka/aichi, eta 1 agustus
yuk boleh lsg DM aja ya