Post

Conversation

"T-tapi, kita butuh Elsevier dkk untuk memastikan bahwa paper yang dipublish kredibel". Salah. Misal, di ilmu psikologi, up to 70% paper adalah bodong dan tidak bisa direplikasi. Padahal, katanya "kredibel". Ternyata, "kredibel" hanyalah marketing Zionis Elsevier saja. Aslinya, banyak paper bodong, dipalsukan, keliru, dan sampah malah diloloskan. Alasannya, program "peer-review" dilaksanakan asal-asalan oleh pemilik-pemilik modal Zionis Elsevier, yang matanya hanya silau memikirkan uang. Masalah level dunia ini begitu besarnya sampai punya nama resmi, yaitu "Replication Crisis". Begitu membanjirnya kebohongan dan pemalsuan di komunitas akademia internasional di bawah kekuasaan bisnis Zionis Elsevier. Semakin ilmunya tidak pasti dan beraroma ideologis, semakin papernya ngasal dan asbun. Alasannya, reviewer ideologis sangat mudah ditipu. Apalagi mereka hanya volunteer yang tidak digaji oleh Elsevier. Seringkali peneliti yang berusaha menentang kepalsuan malah kena cancel di internal akademia oleh gerombolan sociopath penipu yang menggerakkan cancel-cancelan ideologis itu. Ini diperparah dengan budaya Publish or Perish. Para peneliti dipaksa romusha menerbitkan sebanyak-banyaknya paper untuk meningkatkan keuntungan bisnis Zionis Elsevier. Tiap publish, dosen harus bayar. Kalau dosen publish 20 paper, berarti bayar 20 kali. Elsevier sangat gembira menimbun berkarung-karung uang cash dalam jumlah besar itu, padahal mereka hanya gabut. Volume paper dalam jumlah sangat besar yang diproduksi asal-asalan ini kemudian diperiksa dengan asal-asalan dan malah lolos. Akibatnya, banyak paper ngawur dan asal-asalan yang resmi terbit. Paling parah terjadi di ilmu psikologi dan ilmu pedagogi pendidikan, dengan hasil yang sangat destruktif terhadap kesejahteraan populasi manusia terutama anak-anak. Di bidang psikologi, populasi negara-negara Barat hari ini malah sakit mental, depresi berat, sangat tergantung dengan Kompleks Bisnis Psikoterapi, dan sangat tergantung dengan obat. Wajar saja ini terjadi, mengingat up to 70% paper ilmu psikologi bodong bahkan secara aktif sesat jika diikuti. Skandal paling terkini adalah skandal Ilmu Behavioral Science, yang fondasi-fondasinya ternyata adalah fraud yang datanya dikarang bebas oleh dosen penipu belagu seperti Dan Ariely dan Fransesca Gino. Begitu melimpahnya data yang liar dipalsukan, sampai Ilmu Behavioral Science saat ini ternyata layaknya ajaran sesat seperti Teori Bumi Datar. Di bidang pendidikan, contohnya adalah ajaran sesat Teori Finlandia. Kita baru saja melihat sendiri betapa ngawur, asbun, dan luar biasa merusaknya ajaran sesat Teori Finlandia ketika diterapkan di pendidikan Indonesia dan bahkan ketika diterapkan di Finlandia. Nilai PISA Finlandia sendiri jatuh berantakan dalam 20 tahun terakhir. Di bidang pendidikan di Amerika, ternyata ini lebih parah lagi. Misal, di state seperti California, hari ini anak TK dan SD diajarkan membaca bahasa Inggris seperti menghafal huruf kanji Jepang. Dalam ajaran sesat bernama Teori Whole Words, vocabulary Inggris bukan dibaca, melainkan dihafalkan. Akibatnya literasi anak anjlok dan runtuh di California. Ajaran sesat seperti Teori Whole Words bisa mewabah di sekolah-sekolah California karena begitu parahnya fraud dan kengawuran liar yang terjadi di bidang ilmu pedagogi pendidikan Barat, yang tidak dipedulikan oleh kekuasaan bisnis jurnal Zionis Elsevier dkk. Demikian dengan Teori Finlandia. Apabila kita buta asal percaya dan asal copas saja sama "jurnal kredibel internasional" zionis, hasilnya bisa jadi bencana mengerikan. Malah, asal copas ini sudah terlanjur jadi bencana besar di zaman Nadiem. Generasi muda Indonesia mengalami kebodohan massal akibat ajaran sesat Teori Finlandia. Kalau dipikir, berarti secara tidak langsung, Zionis Elsevier dkk menyebabkan robohnya sistem pendidikan negara mayoritas Muslim seperti Indonesia, dengan membiarkan penyebaran berbagai ajaran sesat seperti Teori Finlandia. Akibatnya, generasi muda Umat Muslim menjadi bodoh secara massal. Tapi, ah, itu sih kejauhan. Yang penuh dengan fraud bukan hanya jurusan-jurusan Soshum. STEM juga kena. Akhir-akhir ini, skandal paling spektakuler terjadi di penelitian Alzheimer. Ternyata, teori Alzheimer 1 dekade terakhir ini dibangun diatas data yang dikarang bebas oleh literal dajjal penipu seperti Slyvain Lesne. Milyaran dollar dana penelitian dan tak terhitung paper lanjutan terbuang sia-sia mengejar hantu. Jurnal-jurnal """"kredibel"""" zionis gagal total mengungkap proyek penipuan raksasa yang santuy berlangsung tanpa oposisi selama lebih dari 1 dekade ini. --- Zionis Elsevier dkk dibayar milyaran dollar per tahun untuk menjaga ilmu pengetahuan dunia dari kebohongan dan penipuan. Eh, Replication Crisis malah dibiarkan, ajaran sesat Teori Finlandia dan Teori Whole Words liar dibiarkan, Dan Ariely dibiarkan, Fransesca Gino dibiarkan, Sylvain Lesne dibiarkan, populasi Barat dibiarkan sakit mental, anak-anak mereka dibiarkan bodoh tidak bisa baca tulis, kemudian mereka menua jadi pikun dan mati. Lah terus uang punglinya dipakai apa sama Zionis Elsevier? Judi slot?
Image
Quote
zhil
@zhil_arf
Sistem hak cipta Elsevier, yang dirancang mata-mata Mossad bernama Robert Maxwell 🇮🇱, telah merusak ekosistem ilmiah sebumi. Bayangkan, tiap publish paper harus bayar pungli. Berarti, semakin banyak paper yang dipublish, semakin banyak pungli yang disetor ke Elsevier. Misal, x.com/zhil_arf/statu…
Image