×
all 92 comments

[–]Amphylos 84 points85 points  (8 children)

Kadang mikir ya, kaya gini apa ga ada alat buat ngawasin? Guru seenaknya ngedoktrin sembarangan padahal udah termasuk radikal.

[–]mixboy321 66 points67 points  (7 children)

guru SD gue bilang ngebunuh anak Yahudi itu diperbolehkan secara agama. dan itu SD negeri.

[–]PunishedRedDragon 29 points30 points  (1 child)

Ngeri banget sih itu. Berarti ngajarin buat membunuh ya... parah... bayangin bilang membunuh itu dibolehkan ke anak SD. Anak SD lho....

[–]Argentum365 2 points3 points  (0 children)

Well pernah denger deket mesjid yang kayak lagu? Tapi bukan lagu juga sih, lebih kayak ngomong bernada, dan isinya boleh bunuh orang yang ngelawan ulama dan harus lindungi ulama. Disitu banyak anak kecil loh, suka main bola disitu, aku gak ngerti itu siapa, apa tiap hari begitu? Soalnya aku cuman lewat aja sih disana, tapi ngeri banget

[–]Mg42gunLeupeut Enjoyer 15 points16 points  (3 children)

Dulu guru SMA gw bilang kalo Samsung tuh produk buatan Yahudi, 'mf Samsung tuh konglo Chaebol ke korsel!" di dalam hati gw

[–]mixboy321 10 points11 points  (2 children)

biasalah orang indo sekali liat hoax di FB langsung percaya. emak gua pernah dulu ngelarang gua main video game karena katanya semua video game itu buatan Israel. gua ketawain aja.

[–]Amphylos 5 points6 points  (0 children)

Liat hoax di fb, langsung disebar ke grup whatsapp

[–]recentlyoveruse488 5 points6 points  (0 children)

my elementary school did this too (bukan sd negeri sih but it was a well known private school)… crazy stuff dude

[–]dumpysumpysanest punakawan fan :3[S] 47 points48 points  (4 children)

Mungkin ada yang nanya "kok begini nggak dilapor ke orang tua?" Ini posisinya orang yang nggak tau lebih, this is why it's disgusting, these are kids and their brains are still developing. All of the sudden, the "trusted adults" just straight up teach them "don't play with them non-muslims".

The last straw was when udah sampai dituduh nggak beragama ke sekian kali. Ya udah, ini ternyata sekolah nggak beres.

[–]Amphylos 6 points7 points  (2 children)

Ini bahkan banyak cerita yang pengalaman sekolah biasa, apalagi sekolah agama. Dan kita tau sejak kasus lirboyo kemaren segimana mereka dibackup sengaja buat nutup"in. Kematian murid aja ditutupin apalagi hal internal ajaran begini. Gila.

[–]dumpysumpysanest punakawan fan :3[S] 2 points3 points  (1 child)

Specifically aku mau angkat kasus aku soalnya banyak yang cerita beginian tapi jarang yang mengangkat dampaknya. Ini mungkin setengah dari yang aku mau bahas, soalnya aku mau nulis ulang ini, terus buat post yang lebih panjang lagi, bahas lebih mendalam pengalaman sekolah di situ.

[–]Amphylos 0 points1 point  (0 children)

Saatmya effortposting wkwkwk, good luck

[–]ykr-istri oberon vortigern 27 points28 points  (0 children)

nah fr this kind of experience in religious arrangements were the reason i'm so tired of religious life, not gonna lie. i don't got no beef with god but holy shit these people who are quick to resort to violence and any other form of abuse to instill questionable values to their pupils are just crazy and there's a lot of them where i live.

gua juga sempet dikacangin guru gara-gara gambar makhluk hidup. tapi pas gua sempet ikut lomba menggambar anak pengajian di kecamatan, this one teacher suddenly said to me, "gambar aja manusia, gapapa kalau lagi lomba" and my other friend took that bullshit while i was there dumbfounded. perasaan ini guru sempet ngacangin gua karena gambar manusia? well i ended up not drawing any human and she got mad at me again for griefing xD

[–]Traditional-Part3420RM Salero Bundo 23 points24 points  (2 children)

Damn, dulu juga sempet sekolah di SDIT, tapi gak separah pengalaman OP. Guru2nya malah lebih kerasa kyk guru SD negeri tapi juga punya ilmu mendalam soal islam.

Gambar pun ya hal normal. Malah sampe ekskul seni kyk melukis, kriya, gitu2 ada & banyak peminatnya. Mungkin karena pemilik yayasannya islam modern (?) idk nyebutnya apa, intinya dia lumayan open minded.

Cuman utk masalah capek ya jujur pernah ngerasain sih, karena dulu udah ngerasain full day school jauh sebelum SD negeri ikutan. Di jam2 tertentu itu full dipake sholat sunnah, doa, baca surat, dsb.

That aside, I hope OP is in a better condition now

[–]texhnolyze- 6 points7 points  (1 child)

Berarti tergantung sekolahnya dong ya, ga bisa generalisir. Adik gw juga anaknya di SDIT, biasa aja sih ga pernah denger yang aneh2. Cuma ga tau juga kl anaknya memang ga mau/berani cerita.

Kalau perlu mungkin OP sebut aja sekolah apa itu, biar jadi catetan user lain yg anaknya mau mulai daftar SD dalam waktu dekat/beberapa tahun lagi.

[–]SiblingBondingLoverGUS siblings 🍉 1 point2 points  (0 children)

Kalau ada sampe yang generalisir bego banget sih, iya semua tergantung guru dan lingkungan sekolahnya juga, makanya harus riset bener2 sekolah anak terus tanyain anak kita apakah nyaman di sekolahnya

[–]NotJustaPhaseOK 20 points21 points  (2 children)

SDIT era early to mid 2000-an moments:

  • kalau dapat buku LKS, the first thing to do adlah menyobek bab pelajaran agama selain Islam

  • nasyid perjuangan yang isinya bunuh kafir (terutama yahudi) diputar full blast di speaker setiap kali acara kemah 3 hari

  • turun ke jalan at least sekali setiap tahun, biasanya atas nama 'pawai'

  • pelajaran IPA? Evolusi itu bohong, nih tonton vcd Harun Yahya untuk buktinya

  • ini buku agenda, ceritain SEMUA kegiatan kalian setiap hari in detail dan kumpulkan untuk direview guru. Oh, and if you are unlucky, gurunya bakal double check ke ortu kalian

  • ayo anak2 kumpul di mushola, sudah saatnya kalian ramai2 mendengarkan "suara neraka dari siberia", dilanjut dengan vcd video 9/11 dan jangan lupa kalau pesawatnya nabrak kalian teriak kegirangan ya

Yeah, no surprise lulusannya either ended up uber religious atau full blown atheist

[–]Whoamiagain111Concerned Commissar 7 points8 points  (0 children)

The fuck is going on there man

[–]CaptainTrips69 2 points3 points  (0 children)

As someone who went to Christian school, what in the actual fuck man

[–]Callmewhatever4286 17 points18 points  (0 children)

Thats bad, hope you can get out from that toxic environment and had a better quality school afterwards

Itu sudah rahasia umum sih banyak orang2 "mayo" yang too deep in their asses sehingga nggak bisa melihat sekitarnya lebih dari hitam-putih

Jujur sangat berbeda dengan sekolah agama non mayo. Saya dulu juga sekolah di sekolah macam itu dan di sono lebih terbuka dan tidak pernah lihat ada instance anak2 non mayo membully anak mayo. My circle malah macam2, nyaris semua agama ada.

[–]besoksajaRest of the world 15 points16 points  (3 children)

Fun fact: sembahyang itu dari kata sembah Hyang, yang artinya menyembah dewa. Agak heran juga istilah ini dipakai di SDIT. Dulu aku pernah punya teman kerja yang ikut ajaran salafy dan dia sama sekali nggak mau pakai istilah sembahyang, hanya pakai istilah sholat.

[–]dumpysumpysanest punakawan fan :3[S] 6 points7 points  (0 children)

Nggak, emang itu dari aku yang pakai sembahyang. I feel like it's more poetic this way, and everyone from other religions I know use this.

[–]motoxim 0 points1 point  (0 children)

Wah sampai segitunya ya

[–]Available_Poetry_993 0 points1 point  (0 children)

Oh ya ? Dulu dikasih tahu ama nenek, Hyang itu kalau buat bahasa jawa kyk sesuatu yg di sembah. Zaman modern emg ngacu-nya kepada tuhan / dewa. Tapi apapun bisa di sebut Hyang kyknya. Misal leluhur, kyk org china/korea

Tapi kurang cocok juga sih artinya untuk bbrp agama. Kyk kalau org kristen, doa individual lebih kyk komunikasi. Mungkin ibadah kali ya lebih cocok

[–]kotekaratu 13 points14 points  (0 children)

Nasib mirip. Gua makan propaganda PKS dari kelas 1 SD sampe SMP kelas 3 😎👍

Pas SMA, PKS mindahin kantor DPP dia deket rumah gua, guru2 gua hampir tiap hari keliatan keluar masuk itu kantor.

At one point pernah ada guru ngasih doktrin soal teroris, gimana ISIS dan Taliban ini itu.

Sampai sekarang setiap pemilu enggan milih orang yang diusung PKS.

[–]orangpelupa 12 points13 points  (3 children)

Itu bukannya malahan bikin makin "huge NO" sama islam yak?

Gambar karakter doang diabuse? Bikin anak berfikir mending pindah server gak sih, atau bikin sendiri, atau apalah? 

[–]dumpysumpysanest punakawan fan :3[S] 11 points12 points  (1 child)

Jujur yang bagian disiksa ini pun juga aku bingung sumbernya dari mana. Taunya guru bilang begini, jadi ya asal percaya aja.

Ini kan konteksnya gambar makhluk hidup dilarang itu karena zaman dulu gambar itu bisa buat disembah-sembah (jadi kehitung menduakan Tuhan, justru ini yang no-no). Jadi gambar makhluk hidup itu sebenarnya fine-fine aja*, entah kenapa orang nangkapnya "dilarang gambar".

*tergantung interpretasi

[–]orangpelupa 8 points9 points  (0 children)

Maksudku gurumu malah siksa kamu.

Yang lebih tahu, lebih berilmu, malahan kayak gitu. 

Tapi pengalaman gw sampe kuliah, dapetnya guru2 agama islam yang membangongkan melulu sih. ga di institusi pendidikan islam sih... 

[–]CrowdGoesWildWooooi cannot edit this flair 6 points7 points  (0 children)

Ga cuman islam, ortu gw super religius malah hasilnya gw yang practically ga peduli soal urusan agama samsek.

Keluhannya rada beda sama OP though.

[–]treedee_ 14 points15 points  (0 children)

I refuse to call them ’guru’. Anjing itu mah, bodo amat. op, hope you’re doing okay now.

[–]Foxhoundsx12Antek - Antek Asin 13 points14 points  (3 children)

<image>

Coba kasi lihat kemereka gambar ini Kalo gambar menyerupai manusia dilarang kenapa banyak Seniman muslim yang membuat gambar2 seperti ini

[–]Foxhoundsx12Antek - Antek Asin 10 points11 points  (2 children)

<image>

Juga tanyakan kalo gambar manusia kenapa para sunan menggunakan wayang sebagai media dakwah sampai punya OC yang namanya punakawan

[–]dumpysumpysanest punakawan fan :3[S] 12 points13 points  (1 child)

Para Sunan itu salah satu bagian yang agak cepet-cepet bahasnya di kelas (entah sengaja atau apa), jadi nggak sempet cover semua.

Jadi waktu ada tugas suruh bahas para sunan langsung aku buat tentang Sunan Kalijaga terus kasih jumpscare berupa list of his contributions. I thought it was like protesting, but I got a decent score in the end.

[–]Desperate_Secretary6 Indomie 5 points6 points  (0 children)

OP kayaknya SD lu yang rada2 dah. Gw dari SD-SMP IT terus tapi gak pernah dapat pengalaman lu kayak gini

Semoga lu sekarang sudah mendapatkan hal yang lebih baik dari yang sekarang

[–]Dry_Ebb6503 Gaga 11 points12 points  (0 children)

gw pernah diteriakin "oi kafir ga jumat lu" terus ketawa tawa dia di atas motor bareng temennya, langsung gw tendang tuh sampe jatoh. padahal baru pulang jumatan kelakuan deh kek bngsd, btw dia guru sd

[–]thotsiesh (sarjana horny) 8 points9 points  (0 children)

After moving abroad and getting involved in their education system, I realized how much Indonesian "education" is just straight up abuse. I'm sorry, OP.

I went through this too. In high school, I didn't pray a completely optional prayer because I was on my period and a teacher made me show her my menstrual pad. It's been 11 years but I remember it like it was yesterday.

[–]akaciparaci 7 points8 points  (6 children)

sdit tu apa?

[–]gatelgatelbentolNew Redditor 8 points9 points  (5 children)

Sekolah Dasar Islam Terpadu

[–]akaciparaci 1 point2 points  (4 children)

apa bedanya sama sekolah2 islam lainnya?

[–]dumpysumpysanest punakawan fan :3[S] 19 points20 points  (0 children)

Bedanya lebih fokus ke agama. Cuma kalau kamu sering main di Reddit, SDIT itu biasanya jadi sarang para "radikal" (beberapa ada yang dibacked-up PKS). I just got the worse end of the stick.

[–]qlsro 11 points12 points  (1 child)

Dibacked PKS.

[–]Callmewhatever4286 2 points3 points  (0 children)

That explains everything already

[–]send2banana 7 points8 points  (0 children)

Exkomuniskasi? Doktrin yg kaku? Seperti jaman dark age nya orang Kristen wkwkwk

[–]jellequeyou can edit this flair 5 points6 points  (0 children)

Gw juga ada cerita nih, yg ngalamin bukan gw sendiri tapi gw secara langsung menyaksikan. Jadi waktu kelas 1 MTs (setara SMP) ada kakak kelas yg lagi ultah, temen2 si kakak kelas ini ngerayain dgn cara siram air + tepung (tradisi aneh tapi udh biasa di sekolah lain).

Pihak MTs langsung menghubungi pihak ponpes. Setelah pulang ke asrama, korban ultah + temen2nya dipanggil pengurus asrama. Dimarahin habis2an, lalu mereka disiram pake air got oleh si pengurus asrama. Dengan ditonton oleh puluhan santri lain. Sumpah itu air got baunya minta ampun. Gw yg nonton dari jauh aja bisa cium itu bau.

Ada lagi yg ga terlalu unhinged tapi tetep aja agak laen. Temen gw mau kasih kado ke kakaknya yg ultah, dia simpen kado di lemarinya. Kebetulan hari itu lagi ada razia random. Setelah razia selesai, temen gw menemukan kadonya udah disobek2 bungkusnya. Gw ga nanya isinya rusak apa engga, tapi untungnya ga disita isi kadonya.

Gw cuma bertahan di asrama 2 bulan, sekarang image ponpes udah jelek di mata gw. Ga bakal gw kirim anak gw di masa depan ke ponpes.

[–]evirussss🎮 Persona 3 FES 🔫👹 6 points7 points  (3 children)

Eh itu sekolah lu sekolah radikal 🤔

Dan itu sampai 1 bulan nganggap lu gak ada? Apa apaan itu, itu udah jelas dosa di islam.

[–]dumpysumpysanest punakawan fan :3[S] 4 points5 points  (2 children)

Awalnya nggak radikal. Baru kelas berapa gitu sekolahnya mutusin "pisah" gitu. Jadi aku dapat yang bagian yang sayangnya radikal.

Dan sebenarnya nggak sampai 1 bulan juga (dasar guru pembohong). Mungkin setelah 2-3 minggu udah pada lupa soalnya juga ngebebanin guru lain lol. Tapi itu guru yang kasoh hukuman emang udah ada beef dari awal (beneran musuhan soalnya bilang sendiri katanya aku itu "agak beda" gitu jadi "nyeselin")

[–]evirussss🎮 Persona 3 FES 🔫👹 1 point2 points  (1 child)

Dua hari aja udah dosa, apalagi 2-3 minggu. Itu dulu gak cerita ama orang tua buat dilaporin ke dewan sekolah / kepala sekolah

[–]dumpysumpysanest punakawan fan :3[S] 4 points5 points  (0 children)

Jadi begini. Yang ngasih hukuman itu seingat aku masih ada hubungan ama kepala sekolah (bahkan sempat menjabat sebagai kepsek habis itu). Terus ya udah diajarin "mereka salah, kita benar", sampai diajarin orang tuanya juga salah (makanya ini berpengaruh ke relationship sama orang tua juga). Terus aku udah kena banyak hukuman, takutnya kena perlakuan yang lebih nggak enak lagi.

[–]Mundane-Accident-978 6 points7 points  (0 children)

Waktu Gw n temen2 maen ke Anyer, pas banget ada pawai bocil TK. Yg gw heran, mereka bukannya berpakaian TNI apa Isilop, tapi malah pake pakaian mujahidin plus maenan senjata macem AK. Kalo ga salah itu jamannya Laskar Jihad masih ada. Yang bikin gw kepikiran kenapa ga kita doktrin utk gedenya jd nasionalis atau bs menghargai keberagaman, kenapa mesti yg “gituan”.

[–]nazaretaanother retard 5 points6 points  (0 children)

StanfordSDIT prison experiment 💀💀💀

[–]wat_aiwan 10 points11 points  (6 children)

Jujur, saya penasaran sama dasar hukum larangan menggambar di Islam. Menurut saya banyak ajaran Islam kayak gini yang sebenernya harus diliat konteksnya pada saat ayat atau hadist itu muncul.

Ini menurut kepercayaan saya sebagai Muslim ya, kalo gak percaya ya sudah gak usah ikutin saya. Larangan menggambar mahluk hidup itu muncul ketika di Arab masih banyak praktek menyembah berhala, dan berhala yang disembah bentuknya tidak terbatas sebagai patung melainkan juga gambar dari deity yang mereka sembah. Gambar karikatur deity emang udah jadi media ibadah manusia sejak lama selain dalam bentuk batu. Jaman itu wajar Nabi Muhammad melarang pengikutnya saat itu menggambar karena memang lukisan atau gambar mahluk hidup saat itu lebih sering digunakan untuk berhala. Jaman sekarang jelas gambar mahluk hidup itu bukan untuk berhala aja. Ya dipikir-pikir kalo gambar mahluk hidup dilarang Islam gimana caranya Ibnu Sina alias Avicenna belajar anatomi tubuh buat ngembangin ilmu kesehatan? Atau yang paling gampang serial kartun Nussa, kurang islami apa itu kartun sampe buzzer Islamophobic kayak Denny Siregar bilang itu animasi "Kartun Taliban"? Ya saya tau kalo media gambar masih dipake buat sarana ibadah agama lain, cuman ya bukan berarti gak bisa dipake oleh umat Muslim buat keperluan lain.

[–]dumpysumpysanest punakawan fan :3[S] 6 points7 points  (0 children)

Awalnya aku juga mikir begitu. Sempat berhenti menggambar beberapa waktu.

Setelah iseng-iseng baca (syukur punya hobi membaca), ya ternyata masalahnya sekompleks itu. Akhirnya mutusin diam-diam gambar sambil jadi ilustrator (istilah kerennya) buat lembaran cerita horor yang dijual teman aku waktu itu (cuma dibayar koin 500an tapi at least I get paid)

[–]ShigeruAoyamaJabodetabek 6 points7 points  (0 children)

Well technically ini tuh hadits sih sama seperti larangan hukum haramnya musik kecuali rebana saat perayaan, atau hukum haramnya laki-laki mengenakan emas dan sutra karena berlebihan dan menyerupai perempuan

Tapi intinya Islam itu jaga-jaga just in case, lha dulu aja patung anak sapi bisa jadi sesembahan orang Yahudi

[–]Mg42gunLeupeut Enjoyer 5 points6 points  (2 children)

nah ini orang2 banyak yang ngikutin ajaran ayat/hadist tapi gak tau konteksnya atau salah kaprah. kita juga gak boleh bias, pola pikir/standar moral di masa lalu tentu sangat berbeda dengan sekarang orang sekarang aja gak masuk akal buat orang2 nyembah gambar/patung yang dibuat sendiri (kecuali nonis yang emang ada praktik effigy).

dan kalo soal nyembah gambar gw paling keinget sama omongannya Habib Jafar di acara Tretan muslim & coki pardede

Q: "Apa hukumnya punya istri 2D"

Habib Jafar: "Itu gak ada hukumnya, punya istri 2D artinya Gila!"

[–]KucingRumahanuwu 3 points4 points  (1 child)

Harusnya jawabnya: kalo punya istri 2D boleh gak sholat. Karena syarat sholat adalah berakal

[–]xaiff 2 points3 points  (0 children)

terlalu beresiko. nanti dipotong kalimat pertama doang. wkwkwk

[–]siracogelap euy 0 points1 point  (0 children)

Baca ini jadi inget dulu di kelas menggambar pas lagi di univ, ada sesi di mana kita para mahasiswa disuruh gambar portrait manusia, terus ada mahasiswa yang bilang ke dosennya, "Pak, karena keyakinan saya melarang untuk menggambar manusia, saya nggak bisa ikutan."

Sama dosennya (yang juga Muslim btw) dibilang "Iya nggak apa-apa, nanti paling kamu nggak lulus kelas saya."

Ada juga temen lain yang menganut kepercayaan serupa tapi dia suka gambar anime dan dia bilang itu gak dosa karena manusianya gak realistik.

[–]Correct-Box9719 3 points4 points  (0 children)

Tergantung SDnya dih. SDIT is a spectrum.

[–]ShigeruAoyamaJabodetabek 2 points3 points  (0 children)

Well sebenarnya gurunya dibilang salah juga nggak sih karena mungkin memang values atau budaya di sekolahnya memang mengharuskan aturan seperti itu.

Beberapa sekolah pada umumnya dan guru pada khususnya memang ngejagain betul mengenai "nilai-nilai keislaman" terlebih kalau semisal their whole identity dan positioningnya berada di seputar itu

Tapi ya kadang memang gurunya aja yang bad Apple, often happens di berbagai perusahaan atau lembaga pendidikan, bahkan di sekolah negeri sekalipun

[–]iflmemesmeme 4 lyfe 2 points3 points  (1 child)

That's Bad. Gw lulusan sekolah islam sampe SMP kelas 1. Ga sampe kayak OP gitu. Gurunya rata-rata baik walau ada sih 1 atau 2 orang yang unhinged

Tapi emang sedih banget. Soalnya gw pernah kena guru yang unhinged walau case nya ga berhubungan sama agama. Gw mau lapor ga berani karena orang tua gak percaya, paling ngira bocil ini nakal dan lapor kepsek gak ditanggepin. Orang gada bukti juga

Akhirnya bikin trauma juga

[–]dumpysumpysanest punakawan fan :3[S] 1 point2 points  (0 children)

Welp, at least I'm not alone in this one. I'm still unlearning a lot of stuff to this day.

Kita sama-sama menderita dan bertukar trauma.

[–]Desperate_Secretary6 Indomie 2 points3 points  (0 children)

Ini SDIT dimana? Gw dulu SDIT gak gini amat. Hormat bendera, belajar gambar, main alat musik pas pelajaran seni budaya

[–]Dajjal27you can edit this flair 2 points3 points  (0 children)

saya enggak bisa komen soal sdit karena non-is, tapi saya pernah kejadian mirip ini di sekolah swasta katolik, waktu retret kelas ane dijejelin video anti-aborsi yang eksplisit banget sampe ditunjukin gambar janin yang digugurin itu gila banget sih soalnya waktu itu ane masih kelas 5 sd. Abis ditunjukin begituan kelas saya diceramahin sampe subuh soal kenapa aborsi itu buruk, saya sendiri sih kagak sadar berapa insidious hal begituan sampe waktu sma

[–]RevolverMFOcelot 2 points3 points  (0 children)

"gambar mahluk hidup itu haram kata tuhan" gak ada basisnya, sama kayak "tanda kiamat itu cewek lebih banyak dari pada cowok" as a Muslim, expanding my knowledge beyond Indo local theological study have opened my mind that a lot of things being taught to indo muslim children are either misinformation at best to horrific hatred at worst like anti Christian sentiment and antisemitism while the book never justified/ordered people to inflict suffering or even killing non Muslim 

Banyak hal yang dianggap "apa yang Tuhan mau" di umat Islam tuh sebenernya ancient Arab history or culture and old perspective Yang sebetulnya bukan perintah tuhan. Belom lagi ada masalah hadis yang banyak dipalsukan

[–]ulgnaar 4 points5 points  (4 children)

gitu amat gurunya, gurunya aja kali itu? kota mana klo boleh tau?

[–]dumpysumpysanest punakawan fan :3[S] 26 points27 points  (3 children)

Jawa Barat (the usual suspects lol)

[–]ulgnaar 10 points11 points  (0 children)

pantesan, aku lg di sirkel ustad ustadzah yg ngajar sekolah sd smpit dsb dan beberapa jg hafiz 10 15 30juz..ga ada yg sampe segitunya kok.

[–]SiblingBondingLoverGUS siblings 🍉 2 points3 points  (0 children)

Mending sebutin aja sekolahnya, buat bantu ortu2 di sini seleksi sekolah yang ekstremis. Jawa Barat itu luas, bekasi, depok, bandung kan masuk jabar semua

[–]DFR_ostyTerasi Hater 0 points1 point  (0 children)

And here's one more reason why i personally prefer j-team heretical cultured way of islam or j-tank tolerance of other faiths.

[–]Unable_Mess_2581anti orba 1 point2 points  (0 children)

Yang sabar OP. Semua yg berlebihan itu emg gak baik, ya contoh nya sekolah lo saja.

[–]rickybluff 1 point2 points  (1 child)

bjir yg terakhir itu hukuman parah bgt, lebih parah dari dibully

[–]dumpysumpysanest punakawan fan :3[S] 0 points1 point  (0 children)

Masih kebawa nangis mikirnya. Ini jadi puncak terakhir buat sadar diri juga sih.

[–]flameBMW245 1 point2 points  (0 children)

SD memamg guru gurunya lebih parah, mungkin karena mereka anggep anak kecil gak bisa kalahin guru pas berkelahi, dan anak anak gak bakal di percaya dibanding kata guru sama orangtuanya

[–]AdmirableAppeal5845 Indomie 1 point2 points  (0 children)

Kalo pengalaman gw yang mendekati cerita nya OP paling pas gw sekolah di SMP IT. Jadi sekolah gw tetep masuk di 1 hari libur keagamaan nasional (antara waisak atau nyepi, gw lupa yang mana) padahal semua kantor, pabrik, sekolah negeri, bahkan sekolah IT deket sekolah gw aja libur. Jadinya cuman gw yang masuk di hari itu.

Gw ngerasa kalo kebijakan yang diambil sekolah gw ini tuh mungkin tujuannya diem diem ngajarin intoleransi ke muridnya. Kalo memang bener, jujur kebijakannya nggak banget buat gw.

[–]Kojima3000 0 points1 point  (0 children)

feel sorry for you OP, gw juga belajar islam dan entah darimana mereka dapet ilham buat ngelakuin kyk ginian itu di perbolehkan 😂😂

[–]VirghiaBojone Chaeryeong 0 points1 point  (2 children)

Pas tanggal merah selain hari nasional (surprise) ato libur islam masih masuk, seenggaknya ngelatih buat skrg kalo kerja tau2 disuruh gantiin ato lembur wkwkwk

[–]dumpysumpysanest punakawan fan :3[S] 2 points3 points  (1 child)

Bukan gitu sih. Ada beberapa yang masih dirayain, but with a twist. 17-an lomba makan krupuknya diganti ama lomba makan pisang, terus sambil duduk karena "makan berdiri itu dilarang"

[–]VirghiaBojone Chaeryeong 2 points3 points  (0 children)

Kalo di tempat ane nggak sampe segitu sih, cuma pas libur non-muslim, non-republik(?) tetep masuk

[–]rooper_the_gamermalang boy 0 points1 point  (0 children)

that some really disgusting shit it felt more like cult than a school, aku juga di SDIT tapi aku gak pernah sampek di bully sama satu guru karena aku gak sembahyang ataupun sampek robek-robek gambar. Tapi kalau aku baca dari cerita OP ini kayak nya that rare case of extreme islam thing

[–]adnanssz 0 points1 point  (1 child)

kayaknya emang tergantung sekolahnya. SD gw itu madrasah paling terkenal di ciputat UIN. dari guru seni s/d guru agama aman2 aja sih. kalau lu gambar manusia dan binatang mereka fine2 aja. upacara bendera juga malah tiap senin njir🤣

kecuali yang masalah ngak mau sembayang/shalat kalau lu nolak ya emang cari gara2 sih. karena emang tugas guru itu melakukan pendidikan. kalau ngebolehin muridnya ngak shalat malah yang ada malah bakalan kena bentak orang tua murid.

[–]dumpysumpysanest punakawan fan :3[S] 0 points1 point  (0 children)

Masalahnya itu opsional, sunnah. Mewajibkan yang sunnah, sejak kapan diperbolehin dah. Oke, mungkin itu di salahku, cuma hukumannya kan nggak sebanding. Emang dari awal guru udah ngebeef, cuma dilampiasinnya di situ (dan pelampiasannya udah over the top)

[–]xaiff 0 points1 point  (0 children)

Kayaknya OP apes dapet sekolah yg kuat di bidang indoktrinasi. :((

[–]Careless_Ability_496 0 points1 point  (0 children)

Gue dulu malah pernah disuruh nutupin kalung salib gue sama temen gue. Padahal, sekolah gue swasta yang ga berbasis agama (ada pelajaran semua agama disana). Gausah ditanya temen gue agamanya apa

[–]Argentum365 0 points1 point  (0 children)

Guru agama ku (ajaran agama islam), ngomongin "pisang" di depan kelas. Yang laki laki pada ketawa yang perempuan pada gak nyaman. Btw ngomong pisangny selama 1 pelajaran itu 😅😅😅 Sejak saat itu aku gak mau memandang tinggi yang ngajarin agama

[–]gangkom 0 points1 point  (0 children)

ML outdoor sambil pakai hijab dengan alas sarung, crot di dalam, bulan puasa

[–]Fickle_Dog_2917 0 points1 point  (2 children)

Gw pernah dapet pengalaman yg serupa, tapi bedanya di salah satu sekolah kedinasan. Gw hobi gambar dan gw nonmuslim, tapi sering banget dapet "dakwahan" yg sama di sosmed dari temen seangkatan dan kakak kelas waktu kuliah di sana dulu. (Syukurnya dosen ga terlalu ngasi yg serupa, tekanannya ya dalam bentuk materi dan tugas kuliah aja :))

Lucunya yg muslim sendiri di sana pun gw bisa bagi jadi 5 faction (no 1 & 2 paling kenceng ngasi "dakwahan"):

  1. ADK (Aktivis Dakwah Kampus), mostly kaki tangan salah satu partai agamis. Gw pernah berhasil nyusup di grupnya dan memang agendanya adalah nempatin orang2 mereka di posisi strategis seperti Senat Mahasiswa (SEMA) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM). Mereka jg menganut paham hanya boleh menikah dengan lawan jenis yg tidak hanya seiman tapi jg memiliki paham yg sama.

  2. HTI (Hizbut Tahrir Indonesia). Ya di jaman itu HTI masih ada. Propaganda Khilafah di mana2, ditempel di tembok2 dan tiang listrik sekitaran kampus, bahkan sampe masuk ke kelas2n jg. Intinya sosmed dibanjiri postingan2 gituan.

  3. Salafi. Gw bisa sebut sebagai "purist". Ciri2nya yg paling keliatan adalah pakai celana cingkrang dan pelihara jenggot (yg sebenernya dilarang oleh kampus karena tidak sesuai dengan aturan seragam dan tata tertib, tapi ya mungkin mereka bisa lakuin karena ga ada konsekuensi tegas jg dari pihak kampus). Mereka bisa dibilang purist yg netral karena mereka hanya strict untuk kaum mereka sendiri, seringnya mewajibkan apa yg orang umumnya anggap sunnah. Mereka jg menolak untuk hormat bendera dan kalau bisa bolos aktivitas yg ada hormat benderanya karena.

  4. NU. Bisa dibilang faction yg moderate, ramah, mau merangkul semua pihak termasuk yg nonmuslim sekalipun.

  5. Unidentified, ga bisa dimasukkin ke golongan manapun karena ga nunjukkin ciri khasnya. Bisa jadi karena terlalu fokus kuliah.

[–]dumpysumpysanest punakawan fan :3[S] 1 point2 points  (1 child)

NU sekarang reputasinya malah "jualan agama" dan kyai stans (which is a shame since it kind of undermines some of the contributions the people have).

[–]Fickle_Dog_2917 0 points1 point  (0 children)

So sad, but that's also a fact that we can't deny.